Buku ini membahas pengalaman mahasiswa Indonesia di Eropa, khususnya di Belanda, pada masa pergerakan nasional. Ditulis oleh Dr. Abdul Rivai dalam bentuk laporan saksi mata, buku ini menggambarkan perjuangan, pengorbanan, serta ketidakadilan yang mereka hadapi. Selain itu, buku ini memberikan wawasan tentang peran Perhimpunan Indonesia dalam membangun kesadaran nasional dan memperjuangkan kemer…
Buku ini menceritakan pengalaman nyata para Romusha—pekerja paksa yang ditawan dan dipaksa bekerja oleh Jepang pada masa Perang Dunia II.
Buku ini mengajak pembaca memahami peristiwa sejarah sebagai sarana untuk membaca arah perubahan sosial. Melalui dialog antara masa lalu dan refleksi intelektual, penulis membahas isu sejarah nasional, tokoh-tokoh, dan dinamika ideologis. Cocok bagi siapa saja yang tertarik menggali makna sejarah dalam konteks sosial-politik Indonesia.
Buku ini menyoroti bagaimana penulisan sejarah Indonesia dimanipulasi oleh kolonialisme, dan bagaimana Pramoedya Ananta Toer berusaha mengangkat kembali tokoh-tokoh yang dihapus dari ingatan bangsa, seperti R.M. Tirto Adhi Soerjo, pelopor pers nasional dan kebangkitan kaum pribumi.
Buku ini membahas nasib dan diskriminasi yang dialami warga keturunan Tionghoa di Indonesia, khususnya para pedagang kecil di pedesaan. Buku ini merupakan bentuk pembelaan terhadap hak-hak minoritas dan kritik tajam terhadap praktik rasisme serta ketidakadilan sosial di masa Orde Lama. Karena isinya yang dianggap kontroversial, buku ini dilarang beredar dan membuat Pramoedya dipenjara tanpa pro…
Buku ini merupakan kumpulan tulisan atau bunga rampai yang ditulis oleh beberapa sarjana Jepang dan Indonesia. Buku ini membahas berbagai masalah dan peristiwa penting yang berkaitan dengan Indonesia, dilihat dari perspektif akademis lintas disiplin dan negara. Buku ini diterbitkan oleh Yayasan Obor Indonesia pada tahun 1976 dan berisi analisis mendalam mengenai aspek sejarah, sosial, dan polit…
Buku ini membahas rezim Soeharto di Indonesia selama 32 tahun, mengkritik pelanggaran demokrasi, hak asasi manusia, dan keruntuhan ekonomi yang terjadi. Buku ini juga mengulas masa transisi setelah Soeharto lengser, menyoroti kegagalan reformasi yang nyata di era Habibie, serta berupaya mendokumentasikan dan memahami fenomena "Soehartoisme" sebagai warisan politik dan sosial yang kompleks.
Buku ini mengulas sejarah terbentuknya daerah-daerah kabupaten dan kota di Pulau Jawa, dipengaruhi oleh kerajaan-kerajaan besar serta kedatangan bangsa asing seperti Portugis, Belanda, dan Inggris. Selain itu, buku ini juga menyingkap jejak sejarah dari masa prasejarah, Hindu-Buddha, dan legenda yang membentuk identitas wilayah di Pulau Jawa.
Buku ini membahas tragedi 1965 di Indonesia melalui perjalanan hidup Sarwo Edhie Wibowo, tokoh penting dalam penumpasan PKI dan perubahan rezim Orde Baru. Buku ini berupaya mengajak pembaca memahami sejarah kelam tersebut secara objektif, membangun kesadaran agar peristiwa serupa tidak terulang, serta berdamai dengan masa lalu tanpa menumbuhkan kebencian.
Buku ini membahas periode Pergerakan Nasional Indonesia, yaitu masa penting perjuangan kaum terpelajar dan organisasi politik dalam melawan diskriminasi dan mempersatukan cita-cita kebangsaan untuk mencapai kemerdekaan. Buku ini berfokus pada sejarah perjuangan rakyat Indonesia melawan penjajahan Belanda dengan pendekatan Indonesia-sentris.