Buku ini mengisahkan perjalanan hidup Dian Mayasari, mantan artis dan penyanyi era 80-an, yang bangkit dari penderitaan akibat pelecehan dan kekerasan rumah tangga. Melalui bimbingan spiritual dari tarekat Naqsyabandiyah dan Anand Krishna, ia menemukan kedamaian dalam jalan sufi, meninggalkan panggung dunia untuk mendekat kepada Ilahi.
Buku ini berisi catatan perjalanan pribadi Band Noah selama periode 2010-2012, termasuk refleksinya tentang kehidupan, persahabatan, dan kedewasaan dalam bermusik serta pengalaman selama menjalani masa tahanan.
Buku ini berisi kumpulan tulisan Butet Kartaredjasa yang disampaikan melalui alter-egonya, Mas Celathu. Dengan gaya humor khas, buku ini mengangkat kritik sosial dan politik, merefleksikan berbagai ketidakwajaran di Indonesia, serta melanjutkan tradisi sindiran wong cilik dalam budaya Jawa.
Buku ini menceritakan perjalanan spiritual seorang murid dalam membangun hubungan dengan Murshid, khususnya pengalaman Maya Safira Muchtar bersama Anand Krishna. Kisah ini menggambarkan transformasi diri, pelepasan ego, dan pencarian cinta kasih Tuhan, serta mengupas secara mendalam makna hubungan Murid dan Murshid yang sering disalahpahami.
Buku ini berisi kumpulan sketsa dan catatan harian penulis yang dibuat sejak magang di Jerman hingga kembali ke Indonesia setelah lebih dari 10 tahun di luar negeri. Berawal dari kebiasaan mengirim gambar lewat fax kepada keluarga, karya-karya ini berkembang menjadi dokumentasi perjalanan dan refleksi pribadi yang kemudian dibagikan lebih luas melalui pameran dan situs web.
Buku ini membahas sepak bola dari sudut pandang yang unik, mengaitkannya dengan berbagai aspek budaya, sosial, dan filosofi. Meskipun judulnya terkesan nyeleneh, isinya tetap memiliki korelasi yang mendalam dalam membangun pemahaman serta imajinasi tentang sepak bola. Buku ini mengajak pembaca untuk melihat sepak bola lebih dari sekadar pertandingan, tetapi juga sebagai refleksi cinta terhadap …
Buku ini mengisahkan kehidupan remaja Ratna dan Arman di tengah nuansa budaya lokal Sumbawa. Cerita ini menggambarkan cinta, intrik, dan nilai-nilai adat, disajikan dalam suasana puitis dan imajinatif. Pembaca diajak menyusuri perjalanan emosional dan sosial para tokohnya, serta keindahan tradisi yang membentuk latar kisah mereka.
Novel ini berlatar dunia hiburan Hollywood yang menggambarkan kehancuran dua tokoh utama akibat ambisi, cinta, dan pengkhianatan.
Novel ini mengisahkan Totto-chan, gadis cilik yang dikeluarkan dari sekolah karena dianggap nakal, lalu menemukan dunia belajar yang menyenangkan dan penuh kebebasan di Tomoe Gakuen—sekolah unik yang mengajarkan nilai-nilai persahabatan, kebebasan, dan rasa hormat.