kontrak sosial Rousseau (1712-1778) dengan susah payah menekankan hubungan antara kebebasan dan hukum, kebebasan dan keadilan. Dengan argumen bahwa penguasa adalah agen rakyat, bukan tuannya, ia menyatakan bahwa hukum berasal dari kehendak umum rakyat.
buku ini membahas mengenai abad ke-21 dan generasi mendatang, mengapa kita harus peduli terhadap generasi mendatang sekarang, nilai-nilai dan generasi mendatang. buku ini bertuliskan dengan bahasa inggris dan bahasa jepang.
Buku ini membahas tentang konsep perjanjian sosial, yaitu bagaimana individu-individu dalam masyarakat sepakat untuk membentuk pemerintahan dan tunduk pada aturan demi kepentingan bersama. Rousseau menjelaskan bahwa kekuasaan yang sah berasal dari persetujuan rakyat, bukan dari hak ilahi atau kekuasaan absolut.
buku ini membahas mengenai permasalahan kualitas penduduk dan beserta lampiran dari ke 2 volume sebelumnya
Buku ini membahas hasil studi lapangan di Indonesia, yaitu di Jawa (Modjokuto) dan Bali, pada periode 1952-1958. Studi ini meneliti kondisi sosial, budaya, dan politik masyarakat Indonesia pasca-revolusi, khususnya terkait dinamika komunitas lokal, partai politik, dan perubahan sosial-ekonomi. Buku ini ditulis oleh peneliti dari MIT dan Universitas Chicago, dengan pendekatan ilmu sosial dan ant…
buku ini membahas mengenai dunia perencanaan yang ketiga, masalah pemanfaatan tenaga kerja, masalah jumlah kependudukan.
Buku ini membahas pendekatan baru dalam program kesejahteraan, yaitu melibatkan penerima bantuan sosial dalam pekerjaan produktif, sehingga mereka bisa memperoleh keterampilan, pengalaman kerja, dan gaji, sekaligus mengurangi ketergantungan pada bantuan pemerintah.
buku ini membahas mengenai masalah politik, realitas ekonomi.
Buku ini membahas hubungan antara pribumi dan non-pribumi di Indonesia, upaya pembauran, serta pentingnya pemerataan kesempatan berusaha sesuai dengan nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945.
buku ini membahas mengenai bhinneka tunggal ika, survei geografis, garis besar sejarah politik indonesia, pergeseran sistem ekonomi, perubahan sistem status, pembangunan perkotaan, reformasi agama, perubahan pola hubungan kerja, dinamika budaya di Indonesia.