Buku ini membahas refleksi dan kritik terhadap kondisi Indonesia menjelang HUT ke-50 kemerdekaan. Berdasarkan pengalaman pribadi penulis saat ditahan, buku ini menyajikan gagasan strategis yang berbeda dari kebijakan pemerintah, dengan tujuan memicu diskusi dan perbaikan bagi bangsa.
Buku ini membahas tentang political branding, yaitu strategi membangun citra politisi dan partai secara cerdas, bersih, dan hemat biaya, dengan pendekatan ilmu komunikasi, public relations, dan pemasaran politik. Ditulis oleh Silih Agung Wasesa, buku ini mengupas bagaimana membentuk citra politik yang kuat tanpa harus mengandalkan politik uang, serta memberikan solusi kampanye politik yang berm…
Buku ini membahas kebebasan berserikat, partai politik, dan mekanisme pembubaran partai politik, baik secara komparatif di berbagai negara maupun dalam konteks sejarah Indonesia, dari masa kolonial hingga era reformasi. Buku ini juga mengulas peran Mahkamah Konstitusi dalam pembubaran partai politik di Indonesia. Ditulis oleh Ketua MK, buku ini penting bagi kalangan politikus, akademisi, dan pe…
Buku ini berisi kritik tajam terhadap 100 hari pertama pemerintahan Presiden Jokowi. Buku ini menyoroti lemahnya kendali Jokowi atas pemerintahan, konflik politik seperti kisruh KPK-Polri, serta gagalnya implementasi program seperti Revolusi Mental dan Nawa Cita. Ditulis dengan nada satir, buku ini menggambarkan Indonesia seolah dikelola secara main-main, dengan Jokowi digambarkan sebagai “se…
Buku ini merupakan laporan hasil investigasi Komite Khusus Senat AS mengenai penyimpangan dan pelanggaran dalam dunia ketenagakerjaan dan manajemen di Amerika Serikat.
Jurnal ini membahas aturan main politik di Indonesia, khususnya soal partai politik, pemilu, dan organisasi kemasyarakatan. Fokusnya pada krisis representasi akibat dominasi oligarki di partai, serta kekhawatiran atas upaya negara mengontrol ormas. Juga dibahas soal partai politik lokal dan implikasinya terhadap integrasi nasional.
Buku ini merupakan pengantar ilmu politik yang membahas ruang lingkup, batasan, hubungan dengan ilmu lain, politik internasional, serta politik kepartaian, lengkap dengan contoh-contoh dari berbagai negara.
Buku ini membahas perubahan sistem politik Indonesia dari demokrasi parlementer menuju demokrasi terpimpin pada masa Presiden Sukarno, khususnya antara tahun 1956 hingga Agustus 1960.
JUrnal ini membahas kebebasan berserikat, hubungan pusat-daerah, desentralisasi, kepemimpinan birokrasi, serta peran pemerintah dalam kebijakan luar negeri, ekonomi, dan pelayanan publik.